berbagi cerita nih.. tentang masa-masa yang saya alami sewaktu masih sekolah dulu hehe.. boleh donk, boleh dibaca kok jgn diplototin aja.. :D
Masa-asa SMA, berarti masa putih abu-abu.. nah saat ini Seragam abu-abuku
telah kulepas, itu tandanya masa-masa SMA telah berlalu. Mungkin
sebagian dari kalian berkata bahwa masa SMA itu sangat singkat tapi bagi sayamasa SMA itu
sangat panjang! mungkin karena saya ingin cepat-cepat merasakan dunia
kampus atau sudah tidak mau dikatakan anak kecil lagi atau karena alasan lain, saya juga tidak tahu.bwahahaha
Jika saya disuruh memilih bagian dari kelas yang telah ku lewati saya memilih kelas 7 adalah kelas paling seru ya tepatnya masa-masa SMP!haha. Kenapa? karena masa-masa SMP merupakan
masa-masa hidup tanpa beban. Masa-masa SMP hari-hari penuh dengan
petualangan seru dan menegangkan! Asik dong..
Berhubung saya sudah tidak tercatat sebagi
seorang pelajar, saya akan share kepada kalian mengenai pengalaman yang
memalukan bahasa daerahnya embarrassig moment selama menuntut ilmu di sekolah.. nah Cekidot..:
TK (Taman Kanak-Kanak)
1. Saya dan teman saya yang bernama wiwi meluncurkan zam-zam (teman duduk) dari ayunan gara-gara kami mengayunkannya dengan kekuatan full. haha. Ini
kenyataan loh, kalau tidak percaya tanya saja
wiwi
2. Satu hal yang saya akan bongkar, ini rahasia kami. Sebenarnya kami
yang coret-coret tegel dan tembok kelas waktu pulang sekolah, soalnya kami lagi boring dan kurng kerjaan menunggu jemputan datang, ya udah nyoret sana nyoret sini pakai crayon sinchan milik sekolah, selain kelas berantakan dengan coretan hasil tangan kami, crayon milik sekolah yang sering saya katakan sebagai crayon sinchan itu sudah dalam kondisi patah dan warnanya tlah bercampur serta tidak pada tempatnya. Waktu itu sampai
heboh, kepala sekolah marah besar ! itu karena kami sudah merusak, baru
hari ini saya mengakuinya. bwahahaha
SD
Jujur swaktu TK,dan SD kelas1 saya menulis dan melakukan segala sesutu menggunakan tangan kiri (yah daripada berbelit-belit sebut saja kidal) yang membuat mamaku stres saat saya tidak mau meulis menggunakan tangan kanan padahal saya bersekolah disalah satu sekolah dasar terbaik di kotaku, para guru SD ku meminta mama untuk mengajariku agar tak kidal lagi karena menulis dengan menggunakan tangan kiri keliahatan aneh (jadi ceritanya dulu saya anak aneh?), akhirnya karena mamaku tak ingin dianggap sebagai mama yang gagal mndidik anaknya, mamaku pun mendidik ku dan mengajariku mengubah kebiasaan burukku untuk menulis atau melakukan sesuatu menggunakan tangan kiri,.. walaupun mama telah berkringat bahkan seakan mati ditempat karena kebiasaan yang tak bisa ku ubah membuatku merasa berslah pada mama, tapi seiring berjalannya waktu aku mulai mencoba belajar menggunakan tangan kanan dan hasilnya tulisanku 360 derajat berubah menjadi sangat jelek serta masih menggantinya dengan tangan kiri (ceritanya menipu mama dengan menulis menggunakan tangan kanan padahal saat mama tak mengawasiku aku menggantinya dengan tangan kiri ).. mengetahui hal itu mamapun tak tinggal diam, mama memintaku dengan kasarnya untuk menggunakan tangan kanan, sayangnya saya tetap keras kepala, membuat mama mengambil tindakan untuk mengikat tangan kiriku di kursi agar menbiasakan menggunakan tangan kanan, namun cara itu tidak berhasil akhirnya mama sering memukul tangan kananku sampai memar dan tak dapat kugunakan lagi, saat itu aku berfikir mama adalah mama bawang merah (mama tiri yang jahat) namun ternyata cara itu yang membuatku kini menggunakan tangan kanan saat menulis dan tak jadi dikelaurkan dari sekolah karena kidal, walau kini aku menulis menggunakan tangan kanan bukan berarti semua hal ku kerjakan menggunakan tangan kanan, mama hanya berhasil membuatku menulis menggunakan tangan kanan, tapi pada saat mengiris, menggunting dan kawan-kawnnya saya tetap menggunakan tangan kiri bahkan makan pun menggunakan tangan kiri (nb: itu kalau makan pakai sendok, tadi pasti mau ngatain jorok kan hahaha) hanya dalam jangka 10 hari seketika saya bisa menulis dengan tangan kanan walau tulisanku tak seindah saat menggunakan tangan kiri, itu adalah perubahan besar dariku serta mama menyelamatkanku agar tidak dikeluarkan dari sekolah.. maaf yah ma karena pernah berfikir kalau mama adalah mama bawang merah toh juga tangan kiri ku cuma memar doank dan seminggu kemudian sembuh total, sempat aku gembira karena dapat menulis menggunakan tangan kanan dan kiri tapi seiring berjalannya waktu tangan kiri sudah mulai gak asik, akirnya keterusan pakai tangan kanan.., :D
karena faktor mau melatih kecanggihan tangan kananku untuk menulis, waktu, tempat, suasana tak ku pedulikan, sampai akhirnya tanpa kertaspun saya mencoreti banglu kelasku menggunakan tipX dengan tulisan namaku.. sungguh saat itu adalah peristiwa yang memalukan, mau tau knp? cekidot!
Kelas A dan B digabung. Kepala sekolah masuk ke dalam kelas kami. Tiba-tiba kepala sekolah menunjuk meja yang ditip-X tertulis NHIA PUNYA (memangnya bangku itu punya nenek moyangmu, sampai rasa kepemilikan begitu tinggi? haha)
, kepala sekolah langsung bertanya, "Siapa yang berani coret-coret meja
itu?" Kemudian salah satu teman saya menjawab "Nhia, Pak." Saat itu
pun bulukudukku berdiri, hawa panas telah kurasakan, keringatku
bercucuran. Dengan jantung berdetak tidak karuan saya memberanikan diri
mendekati Pak Kepala sekolah, alhasil pipi saya dicubit
sekeras-kerasnya. oh tidak ini memalukan..
SMP
Gara-gara terlambat ke sekolah, saya
harus rela bersembunyi di dalam kerumunan bunga-bunga yang banyak
semutnya, setelah itu jongkok di samping pohon. Akhirnya saya
tertangkap!guru BK menarik telingaku dan membawaku ke ruang
kepala sekolah. Saya di setrap kemudian di suruh masuk ke kelas tapi
saya sangat malu, teman-teman saya dari tadi sudah menertawakanku mulai
dari saya bersembunyi sampai tertangkap basah. Mereka menganggapnya itu
sebuah lelucon konyol ! waah. ini tidak bisa dibiarkan ! owek (nangis bayi)
SMA
saat asik-asiknya makan di kantin bareng teman-teman, duduk makan biskuit sambil melihat
teman-teman bermain bola.tiba-tiba bola kasti melayang di perutku, Sontak saya
kaget dan menangis tapi saya menangis tetap mengunyah biskuit tersebut
dan makan sampai biskuit tersebut habis (doyan, rakus, atau lapar ya)
haha. rasanya pasti sudah terbayang dibenak kita saat bola memukul perut kita rasanya sangaaaat sakit bukan? (kecuali limbat, baru tidak merasakan itu)
nah beberapa saat setelah proses bola kasti menghantam perut ini bel masuk berbunyi, Pelajaran Fisika pun di mulai. Kami
bergiliran mengerjakan soal di depan kelas. Saya sangat panik karena
saya mendapatkan soal nomor 13, soal tersulit saat itu. Tiba giliranku
naik mengerjakan soal, dengan wajah luguku saya menangis memegang perut.
Guruku heran dan berkata, "kenapa?" saya menjawab "perutku sakit, Bu."
beberapa temanku pun membenarkan hal itu. Sebenarnya saya menangis bukan
karena perut saya sakit tapi karena SAYA TIDAK BISA MENJAWAB SOAL NOMOR 13 . HAHA
nah hari ke2 dengan pelajaran yang sama Pelajaran Fisika, saya duduk di bangku paling
depan. Pagi yang cerah, guruku dengan semangat mengajar di kelasku. Hal
ini sangat kontras dengan keadaanku pagi itu. Saya mengantuk, menguap
berkali-kali dan hasilnya saya tertidur . Baru 30 detik memejamkan mata tiba-tiba guruku memukul mejaku dengan keras dan bertanya
Guruku : "2 X 1?"
saya menjawab dengan tegas : "1 bu"
Guruku : ?!.!?!??!
(tidak konsen)
yah entah mengapa saat pelajaran hitungan yang satu ini membuatku kurang menyukai pelajarannya, selain saya kurang menyukai pelajaran hitungan mungkin faktor pengajar yang lebih galak dari dari mata pelajaran yang ia bawakan.. haha
hari berikutnya pelajaran Biologi
Pertama kalinya saya duduk di bangku paling belakang.
Tapi, bukan itu yang akan saya bahas. Saya akan cerita mengenai sikap PERCAYA DIRI yang saya miliki. cekidot :
Pelajaran biologi, guruku menawarkan kepada kami "SIAPA YANG BISA MENGERJAKAN SOAL INI, SAYA AKAN MEMBERIKAN NILAI PLUS"
. Tak satupun dari kami yang berani menerima tantangan Ibu guru. Pada
saat itu saya merasa mampu untuk mengerjakan soal itu, dengan penuh
percaya diri saya mengangkat tangan SAYA BU , guru dan teman-temanku tersenyum melihat keberanianku itu.
Tiba di depan, saya BLANK !!!
Sebenarnya saya bisa menjawabnya tapi tatapannya membuatku gugup tak
berdaya. haha. Saya jadi bingung sendiri. Guruku menghapiriku dan hampir
mencubitku. hahaha.
Saat itu saya berusaha untuk menjawab kembali dan hasilnya SAYA BERHASIL !!
saya tersenyum sambil gemetaran. bwahaha
Sebenarnya masih banyak, tapi itulah beberapa pengalaman saya saat menjadi anak sekolahan. seru gak tuh? seru dong.. prok prok prok #semu tepuk tangan..
oia satu lagi
Teman Sebangku :
SD
kelas1 semester 1: ana
kelas 1 semester 2: asmarani
kelas 2: putri dan indah (kami duduk bertiga) maklum jumlah siswa 54 orang
kelas 3: putri dan merina (merina murid baru saat itu)
kelas 4,5,6: putri
SMP
Kelas 7 semester 1: daya
kelas 7 semester 2: ayu
kelas 8 semester 1: dyan
kelas 8 semester 2: evi
kelas 9 semester 1,2: hariati
SMA
kelas 10: hariati
kelas 11: rezky
kelas 12: tempat duduk tidak tetap (sering nyelip di bangku orang) haha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar