Nhia share

Nhia share

Jumat, 19 April 2013

KATEGORI JOMBLO ALA ANAK FARMASI



“Jodoh di tangan tuhan”, kalimat yang tak asing di telinga kita, kalimat ini banyak memunculkan presepsi, salah satu contoh presepsi yang diucapkan seorang teman seperjuangan gue di fakultas farmasi yaitu “dapat jodoh merupakan pilihan” tapi menurut gue dapat jodoh itu seperti game onet (tetap berjuang & gak nyerah sampe benar2 dapat pasangan yang cocok), seperti halnya mencari jodoh, menjadi jomblo juga merupakan pilihan dan bagi sebagian orang, (10% diantaranya teman seperjuangan gue di farmasi) jomblo merupakan nasib. Setelah penelitian lebih lanjut pada banyak sampel jomblo, dapat disimpulkan bahwa tidak semua jomblo sama.

        Gue punya teman insial namanya A dan D, gue sebut dia sebagai jomblo kongenital karena A dan D tidak punya pacar sejak lahir, nah hal ini bisa jadi merupakan suatu pilihan dan bisa merupakan suatu nasib. Menurut teman gue yang berinisial A ini merasa tidak masalah dengan hal tersebut karena katanya dia bisa beradaptasi dengan kondisi ini, tapi disisi lain teman gue yang berinisial D menganggap kondisi ini sebagai kutukan, “mungkin karena waktu kecil si D pernah mengganggu kucing kawin”.

        Gue juga punya teman inisial namanya  E, gue sebut dia sebagai jomblo akut yaitu keadaan baru putus dari pacar kurang dari 6 bulan, berbeda dengan teman gue yang inisial namanya Y, gue sebut dia sebagai jomblo kronik yaitu keadaan putus dari pacar yang sudah berlangsung lebih dari 6 bulan. Batas akut dan kronik disini hanya sebagai patokan kasar saja, karena berhubungan erat dengan gejala-gejala pasca putus seperti KANGENITIS yang menyebabkan penurunan nafsu makan dan GALAUKOMA yang menyebabkan mata merah dan berair.

        Nah sekarang gue mau cerita tentang teman gue yang inisial namanya M,  gue sebut dia sebagai jomblo patologis, yah M telah memiliki modal yang baik seperti tampan, cerdas, ramah, supel tapi tidak punya pacar walau sudah berusaha mencari jodoh bertahun-tahun, pasti kalian bertanya “loh kok bisa kayak gitu?”, gue juga gak tau, makanya perlu dicari etiologi patologis pada M, apabila kondisi patologis tersebut sudah ditemukan dan ditangani, secara teori M akan ringan jodoh.. tepuk tangan (prok prok prok), namun ada juga teman gue yang inisial namanya C, gue sebut C sebagai jomblo fisiologis, yah C sama dengan M memiliki modal yang baik seperti yang tertera di atas, tetapi tidak ingin pacaran atas dasar keinginan sendiri. (ya tawwa ya tawwa)

        Kalau teman gue yang satu ini inisial namanya J, kalau jomblo yang satu ini istilahnya Darwinian Law Jomblo (Jomblo berdasarkan seleksi alamiah), yaitu jomblo yang memang diakibatkan karena tampangnya berbanding terbalik dengan jomblo patologis dan fisiologis, tidak merawat diri, kepribadian tidak menarik, serta kalau ngomong tidak pernah mempertimbangkan penggunaan korteks otaknya. (ehm pantas)

        Teman gue yang satu ini inisial namanya G, gue sebut dia sebagai Jomblo sekunder, yaitu keadaan putus dari pacar karena terlalu sibuk dengan kegiatan sendiri sehinga pacar terabaikan, jenis ini cukup tinggi angka kejadiannya tetapi termasuk jomblo yang bisa diprevensi. ada juga kondisi jomblo yang yang memang sudah wajar terjadi, misalnya pada kondisi di putusin pacar karena suka bertindak kasar baik dalam perkataan maupun perbuatan, merupakan kondisi jomblo dengan suspek keganasan, kalau tidak dihentikan malah hubungan ini akan berbahaya bagi kedua belah pihak.

        Ada juga nih teman gue yang inisial namanya S, gue sebut S sebagai jomblo berat dengan ciri psikotik karena pada kondisi ini S yang sebenarnya lajang, tapi mengaku-ngaku ke semua orang kalau dirinya punya pacar. (aduh aduh ckckckck amnesia yah? Atau sengaja biar mantannya cemburu?) :D

        Nah teman gue yang satu ini inisial namanya P, gue sebut P sebagai jomblo rekuren yaitu kondisi dimana P putus dengan pacarnya dengan riwayat putus nyambung berulang dengan orang yang sama (batas bawah: 3 kali putus nyambung), nah kalau sudah begini kayaknya perlu dilakukan terapi berupa konseling dan psikoterapi suportif dari sejak masa pacaran, karena jomblo rekuren yang tidak segera ditangani berisiko tinggi menimbulkan ketidakharmonisan rumah tangga bila menikah.

        Ehm pasti sempat terlintas dibenak kalian “apa pemicu sehingga sesoran menjadi jomblo?”, pemicu seseorang menjadi jomblo ada beberapa macam, yaitu
Ada sepasang kekasih yang hubungannya tampak baik-baik saja, lalu tiba-tiba putus tanpa seorang pun tahu alasannya, ini bisa dikategorikan sebagai jomblo idiopatik yang dialami teman gue berinisial SH, jomblo jenis ini biasanya terjadi secara sporadik dengan prevalensi yang belum diketahui pasti. Percuma mempertanyakan penyebab putus pada jomblo idiopatik, karena mereka juga akan sulit menjelaskan lebih dari kalimat “gak cocok aja sih”.

Hal lain yang cukup umum sebagai penyebab berakhirnya  suatu hubungan adalah karena perbedaan prinsip seperti yang dialami teman gue namanya berinisial  I, yang bisa disebut sebagai jomblo-antibody-antigen-mismatch-syndrome. Ada juga orang yang putus dari pacarnya karena keterlibatan pihak ketiga yang dialami teman gue berinisial L, yang bisa kita sebut sebagai jomblo e.c. corpus alienum.

Itulah tadi beberapa hasil penelitian dari kasus beberapa orang Jomblo yang menjadi sampel penelitian, 90% diantaranya teman-teman gue hehe, nah kira-kira kalian termasuk kategori jomblo apa?
 some people said: sorry yah, gue udah punya pacar :P..
gue jawab: berarti loe termasuk  jomblo berat dengan ciri psikotik..
Some people said: terserah loe, trus loe sendiri termasuk kategori jomblo apa?
Gue jawab: gue bukan jomblo.. tapi single :D, kenapa loe nanya-nanya, naksir sama gue yah?
Pasti kalian akan jawab : (tolong, gak usah dijawab) GR loe plus PD abisssss
Hahahahaha biarmi tawwa

^_^.. tunggu karya berikutnya yah!  Bye bye sampai jumpa lagi.. <3 u

1 komentar:

  1. kunjungi blog saya yach teman2 di http://chaniaj.blogspot.com
    banyak artikel yang bisa anda baca,kunjungi juga situs kami http://www.oliviaclub.com
    poker indonesia, poker terpercaya, situs poker, poker terbesar, dewa poker, texas poker, poker club,poker online indonesia,
    poker online, turnover poker.
    https://www.facebook.com/oliviaclubpk?ref=hl
    https://www.youtube.com/watch?v=nZeVknRm8fQ&feature=youtu.be ( OLIVIA)
    https://www.youtube.com/watch?v=4O3DiOiiOf8


    diharapkan kunjungan baliknya yach,,makacih...

    BalasHapus